Minggu, 19 Mei 2013

Bahagia itu Sederhana ^^

Bahagia itu sederhana..
Ketika bertemu dengan saudari tercinta dan saling berjabat tangan. Diiringi dengan bergugurannya dosa.

Bahagia itu sederhana..
Ketika bertemu dengan saudari tercinta di taman-taman ilmu.

Bahagia itu sederhana..
Ketika mengingat saudaranya didalam doa rabitohnya

Bahagia itu sederhana..
Saat pundak ini ditepuk ketika sudah merasakan lelah. Dan energi semangat mengalir melalui tangan ikhlasnya dan dapat membuat kita tersenyum :)

Bahagia itu sederhana..
Ketika berbaiksangka kepada saudaranya adalah pilihan pertama saat kita merasa bekerja sendiri. 

Bahagia itu sederhana..
Ketika saling mengingatkan dan menasehati dalam kebaikan
  
# PersaudaraanIslami^^



Pundak ini... dan ‘sesuatu’ itu... :)


Bismillah ..

Lelah sudahkah pundak ini memikulnya?
Tenang, tidak akan lama pundak ini akan terasa lebih ringan. Kini maksimalkan saja sisa waktu ini dengan sesuatu yang ada di pundak mu itu.
Merasa amankah dengan pundak yang akan lebih ringan?
Tidak, salah jika dirimu sudah merasa aman, kejutan Allah memang tak bisa disangka-sangka, datang dari mana saja. Tidak di tempat ini, datang dari tempat lain. Subhanallah
Kuatkah pundak ini dengan sesuatu yang baru itu?
Kejutan Allah yang subhanallah itu akan selalu setia menemanimu dimanapun dan kapanpun. Sampai semuanya selesai atau pindah ke pundak yang lebih kuat, mungkin. Sekarang, bagaimana dirimu dapat berjalan bersama sesuatu itu dengan penuh keikhlasan, pengorbanan, dan keteguhan hati.
Dimana pun sesuatu itu, tidak bisa dihindari apabila sudah menjadi surat tugas yang diberikan Allah kepada dirimu.
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit. (QS. At-Taubah:38)
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (QS. At-Taubah:41)
Orientasikan Allah pada hatimu.
Iringi dengan keikhlasan, pengorbanan, dan keteguhan hati. ^^
Semoga senantiasa dalam keberkahan-Nya..
Aamiin

01.14 WIB (050513)
-NAZ-


Selasa, 05 Maret 2013

Peran Pemasaran Dalam Organisasi dan Perencanaan Strategis orientasi Pasar


Peran Pemasaran Dalam Organisasi
Peran Pemasaran dalam Organisasi
Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia).
Peran pemasaran dalam organisasi menurut Webster Jr. peran pemasaran dalam organisasi ada 2 tipe yaitu:
  1. jenjang organisasional
  2. jenjang manajerial
  1. Jenjang Organisasional
Jenjang organisaional berkaitan dengan peran pemasaran sebagai kultur, strategi dan taktik jenjang organisasional terbagi atas 3 peran penting yaitu
a.   Korporate (Corporate Marketing)
Peran pemasaran di jenjang korporate ini mencakup :
-            Mengoperasioanalisasikan filosofi konsep dasar pemasaran dengamn cara mengkampanyekan (mempromosikan) orientasi pemasaran kepada pelanggan yakni senantiasa mengutamakan kebutuhan, keinginan, dan kepuasan pelanggan
-            Memperkirakan daya tarik pasar dengan cara mengananlisis kebutuhan dan karakteristik pelanggan
-            Mengembangkan nilai keseluruhan perusahaan atau good will ketiga peran utama tersebut bertujuan membangun kultur perusahaan artinya lebih mengutamakan nilai dan keyakinan dasar berkaitan dengan kepentingan pokok pelanggan
b.   unit bisnis strategi (Strategic Marketing)
Peran pemasaran di jenjang strategic marketing ini mencakup
-            Menentukan bagaimana berkompetisi dengan para pesaing bisnis tertentu
-            Memutuskan dengan siapa, kapan dan bagaimana cara menggalang kemitraan
                                                                                        

c.    operasional (Marketing Management)
Peran pemasaran dijenjang operasional ini mencakup :
-          Merumuskan dan mengimplementasikan program-program pemasaran yang didasarkan pada bauran pemasaran (marketing mix yaitu :
a. produk (product)
b. penetapan harga (price)
c. distribusi (place)
d. pomosi (promotion)
-          Mengelola hubungan yang harmonis dengan pelanggan dan penyalur pada jenjang ini pemasaran diutamakan sebagai TAKTIK

  1. Jenjang Manajerial
Sedangkan jenjang manajerial berkaitan dengan peranan manajemen pemasaran didalam mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang didukung oleh keterampilan manajemen tertentu yang diperlukan untuk menunjang kelancaran proses manajemen
a.manajemen puncak
b.manajemen menengah
c.manajemen bawah



Perencanaan Strategis orientasi Pasar

Perencanaan strategis yang berorientasi pasar adalah proses manajerial  untuk mengembangkan dan menjaga agar tujuan, keahlian dan sumber daya organisasi sesuai dengan peluang pasar yang berubah.
Tujuan perencanaan strategis adalah untuk membentuk dan menyempurnakan usaha dan produk perusahaan sehingga memenuhi target laba dan pertumbuhan.
Perencanaan strategis memerlukan 3 kegiatan kunci:
  1. Perlunya mengelola usaha perusahaan sebagai suatu portofolio invenstasi.
  2. Perlunya pengevaluasian secara dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi usaha terhadap pasar.
  3. Harus mengembangkan rencara strategis tiap usaha sebagai sebuah rencana permainan untuk jangka panjang.
 
Kotler, tentang pemasaran
Lebih penting melakukan apa yang secara strategis benar daripada apa yangmendatangkan laba dengan segera.
Untuk memahami perencanaan strategis, perlu dipahami bahwa kebanyakan perusahaan besar terdiri  dari empat tingkat organisasi, yaitu:
-           Korporasi
-          Divisi
-          Unit Bisnis
-          Produk

Kantor pusat perusahaan bertanggung jawab untuk merancang rencana strategis perusahaan  yang bergunan memandu keseluruhan perusahaan  ke arah masa depan yang menguntungkan. Kantor pusat membuat keputusan  mengenai jumlah dukungan sumber daya yang dialokasikan  ke masing-masing divisi dan keputusan  tentang bisnis apa yang dimulai atau  yang dihapuskan.
Masing-masing divisi menetapkan  rencana divisi yang mencakup masing-masing unit bisnis di dalam  divisi tersebut. Masing-masing unti bisnis membuat rencana strategis unit bisnis untuk membuat unit bisnis itu menjadi lebih menguntungkan. Masing-masing tingkat produk (lini produk, merk) dalam  suatu unit bisnis membuat rencana pemasaran untuk mencapai tujuanny di pasar produk tersebut.

Perencanaan  Strategis Tingkat Korporasi  dan Divisi.
Semua kantor pusat korporasi harus melaksanakan 4 kegiatan perencanaan:
  1. Menetapka misi korporasi
  2. Menetapkan unit bisnis strategis (Strategic Bisiness  Units – SBU)
  3. Mengalokasikan sumberdaya bagi masing-masing SBU
  4. Menerncanakan bisnis baru, merampingkan bisnis lama 
Sumber            : Ppt “Perencanaan Strategis Berorientasi Pasar” oleh Julkawait