Peran Pemasaran
Dalam Organisasi
Peran Pemasaran dalam Organisasi
Organisasi adalah susunan dan aturan
dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang
teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia).
Peran pemasaran dalam organisasi
menurut Webster Jr. peran pemasaran dalam organisasi ada 2 tipe yaitu:
- jenjang organisasional
- jenjang manajerial
- Jenjang Organisasional
Jenjang
organisaional berkaitan dengan peran pemasaran sebagai kultur, strategi dan
taktik jenjang organisasional terbagi atas 3 peran penting yaitu
a.
Korporate
(Corporate Marketing)
Peran
pemasaran di jenjang korporate ini mencakup :
-
Mengoperasioanalisasikan
filosofi konsep dasar pemasaran dengamn cara mengkampanyekan (mempromosikan)
orientasi pemasaran kepada pelanggan yakni senantiasa mengutamakan kebutuhan,
keinginan, dan kepuasan pelanggan
-
Memperkirakan
daya tarik pasar dengan cara mengananlisis kebutuhan dan karakteristik
pelanggan
-
Mengembangkan
nilai keseluruhan perusahaan atau good will ketiga peran utama tersebut
bertujuan membangun kultur perusahaan artinya lebih mengutamakan nilai dan
keyakinan dasar berkaitan dengan kepentingan pokok pelanggan
b.
unit bisnis
strategi (Strategic Marketing)
Peran
pemasaran di jenjang strategic marketing ini mencakup
-
Menentukan
bagaimana berkompetisi dengan para pesaing bisnis tertentu
-
Memutuskan
dengan siapa, kapan dan bagaimana cara menggalang kemitraan
c.
operasional
(Marketing Management)
-
Merumuskan
dan mengimplementasikan program-program pemasaran yang didasarkan pada bauran
pemasaran (marketing mix yaitu :
a. produk
(product)
b. penetapan
harga (price)
c.
distribusi (place)
d. pomosi
(promotion)
-
Mengelola
hubungan yang harmonis dengan pelanggan dan penyalur pada jenjang ini pemasaran
diutamakan sebagai TAKTIK
- Jenjang Manajerial
Sedangkan
jenjang manajerial berkaitan dengan peranan manajemen pemasaran didalam
mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang didukung oleh keterampilan
manajemen tertentu yang diperlukan untuk menunjang kelancaran proses manajemen
a.manajemen
puncak
b.manajemen
menengah
c.manajemen
bawah
Perencanaan
Strategis orientasi Pasar
Perencanaan
strategis yang berorientasi pasar adalah proses manajerial untuk mengembangkan dan menjaga agar
tujuan, keahlian dan sumber daya organisasi sesuai dengan peluang pasar yang
berubah.
Tujuan
perencanaan strategis adalah untuk
membentuk dan menyempurnakan usaha dan produk perusahaan sehingga memenuhi
target laba dan pertumbuhan.
Perencanaan
strategis memerlukan 3 kegiatan kunci:
- Perlunya mengelola usaha perusahaan sebagai suatu portofolio invenstasi.
- Perlunya pengevaluasian secara dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi usaha terhadap pasar.
- Harus mengembangkan rencara strategis tiap usaha sebagai sebuah rencana permainan untuk jangka panjang.
Kotler, tentang pemasaran
Lebih penting melakukan apa yang secara strategis
benar daripada apa yangmendatangkan laba dengan segera.
Untuk memahami perencanaan strategis, perlu dipahami
bahwa kebanyakan perusahaan besar terdiri dari empat tingkat organisasi,
yaitu:
-
Korporasi
-
Divisi
-
Unit Bisnis
-
Produk
Kantor pusat perusahaan bertanggung jawab untuk
merancang rencana strategis perusahaan yang bergunan memandu keseluruhan
perusahaan ke arah masa depan yang menguntungkan. Kantor pusat membuat
keputusan mengenai jumlah dukungan sumber daya yang dialokasikan ke
masing-masing divisi dan keputusan tentang bisnis apa yang dimulai
atau yang dihapuskan.
Masing-masing divisi menetapkan rencana divisi
yang mencakup masing-masing unit bisnis di dalam divisi tersebut.
Masing-masing unti bisnis membuat rencana strategis unit bisnis untuk membuat
unit bisnis itu menjadi lebih menguntungkan. Masing-masing tingkat produk (lini
produk, merk) dalam suatu unit bisnis membuat rencana pemasaran untuk
mencapai tujuanny di pasar produk tersebut.
Perencanaan Strategis Tingkat Korporasi
dan Divisi.
Semua kantor pusat korporasi harus melaksanakan 4
kegiatan perencanaan:
- Menetapka misi korporasi
- Menetapkan unit bisnis strategis (Strategic Bisiness Units – SBU)
- Mengalokasikan sumberdaya bagi masing-masing SBU
- Menerncanakan bisnis baru, merampingkan bisnis lama
Sumber
: Ppt “Perencanaan Strategis Berorientasi Pasar” oleh Julkawait
Tidak ada komentar:
Posting Komentar